Tampilkan postingan dengan label info kecantikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info kecantikan. Tampilkan semua postingan

23 April 2011

Wanita Cantik Susah Kerja hasil dari penelitian


: Banyak orang beranggapan bahwa wanita berparas cantik mudah untuk mendapatkan pekerjaan. Sebuah penelitian yang dilakukan ahli ekonomi asal Israel menemukan fakta sebaliknya: wanita cantik sulit mendapatkan pekerjaan jika diwawancarai wanita.

Penelitian yang dilakukan Bradley ruffle dan Ze`ev Shtudiner itu berkesempulan, wanita berparas biasa saja atau mereka yang tidak mencatumkan foto pada aplikasi lamaran cenderung lebih mudah mendapatkan panggilan wawancara.

Dalam penelitian yang hasilnya telah dipresentasikan di konferensi tahunan The Royal Economic Society`s 2011 itu juga ditemukan, mereka yang berparas cantik sulit untuk mendapatkan pekerjaan dengan jabatan yang sesuai dengan kemampuan mereka.

Para ahli beranggapan, para pewawancara yang kebanyakan wanita dan berusia 20 tahun ke atas tidak menyukai kenyataan soal wanita berparas lebih cantik di perusahaannya. Menghindari persaingan?(Telegraph/SHA)

Wanita Berdandan Menor Bikin banyak Pria Ilfil?




 (missenh.blogspot.com)
 Berbicara tentang berdandan tak jauh-jauh dari kebiasaan wanita. Peralatan tempur seperti lipstik dan bedak menjadi andalan agar mengesankan lawan jenisnya. Namun dandanan wanita itu ternyata tak disukai kaum pria. 

15 Persen wanita mengaku mereka tidak akan bermimpi berjalan keluar tanpa menggunakan make-up, 39 persen menyatakan bahwa mereka takut suami atau pacar mereka melihat sebelum mereka memakai make-up. Lalu bagaimana dengan pria?

Sebuah penelitian menemukan satu dari lima pria berharap pasangannya berdandan tidak terlalu menor. Sementara satu dari 10 pria menyukai wanita yang tidak memakai make-up sama sekali.

Dalam penelitian itu, pria cenderung tidak suka pasangannya memakai lipstik berwarna mencolok, bulu mata palsu, eyeliner yang gelap, lip liner dan pensil alis serta lapisan foundation yang tebal.

Saat malam hari, make up yang tertinggal seperti sisa maskara yang ketebalan serta dandanan seperti mata panda juga membuat pria tak suka. "Untuk beberapa pria, make up dapat menjadi penghalang antara mereka dan pasangannya. Dan tampaknya pria lebih suka wanita tampil alami," kata Ahli Perawatan Kulit St Ives yang melakukan penelitian seperti dikutip dari Telegraph.

Meski pria tak suka, mayoritas pria enggan mengakuinya di depan pasangan mereka. "Tampaknya ini menjadi bagian dari masalah yang lebih besar antar gender di mana kebanyakan wanita mengaku tidak puas dengan kondisi kulit mereka," jelasnya.

Ives menjelaskan, beberapa wanita memakai make-up tak hanya untuk mengesankan lawan jenisnya, tetapi juga untuk menyembunyikan kulitnya yang bermasalah. "Jika perempuan merasa yakin bahwa kulit mereka sehat tidak perlu memakai terlalu banyak make-up untuk menutupi, "tambahnya.

Berikut dandanan yang tidak disukai
1. Lipstik di gigi
2. Terlalu banyak blush on
3. Foundation yang tebal
4. Mata panda
5. Gumpalan maskara
6. Lipstik menor
7. Eyeshadow warna biru terang
8. Pensil di dalam alis
9. Eyeliner gaya Amy Winehouse.

Diet, Kunci Utama Turunkan Berat Badan



: Olahraga bukanlah cara terbaik untuk menurunkan berat badan. Penelitian di Universitas Aberdeen menemukan bahwa diet adalah cara terbaik untuk menurunkan berat badan. 

Menurut para peneliti, obesitas bukan karena seseorang kurang aktif atau jarang berolahraga, tapi lantaran terlalu banyak makanan yang masuk ke dalam tubuhnya. Para peneliti menyanggah anggapan bahwa gaya hidup serba canggih seperti saat ini memengaruhi orang-orang untuk malas bergerak.

Catatan para peneliti, kegiatan fisik anak-anak masa kini tidak jauh berbeda dibandingkan pola kegiatan anak-anak pada 20 tahun lalu. "Pada tahun 1950, tak seorang pun akan membeli sepeda latihan dan duduk di dalam garasi mereka. Tetapi sekarang orang akan melakukannya," kata pimpinan penelitian, John Speakman.

Walaupun begitu, para peneliti menekankan aktivitas fisik yang baik untuk tubuh perlu untuk dilakukan secara rutin. Bahkan, harus menjadi bagian dari sebuah gaya hidup yang sehat dan seimbang.(Zeenews/SHA)

Konsekuensi Makan Sebelum Tidur




(www.weightlosstips.co.uk)

: Semua wanita pasti tahu apa akibatnya jika makan sebelum tidur. Timbunan lemak di tubuh akan bertambah. Namun, beberapa orang masih saja ada yang melanggar "aturan" ini. Namun jika Anda nekat makan di malam hari, tak ada salahnya Anda mengikuti beberapa saran di bawah ini:


1. Jangan makan hingga jam makan siang
Beberapa dokter menyarankanuntuk mengurangi timbunan lemak dengan tidak makan sampai jam makan siang. Hal itu harus Anda jalani jika Anda merasa "bersalah" karena makan sebelum tidur.

2. Kurangi porsi makan
Rasa bersalah akibat makan sebelum tidur harus ditebus dengan mengurangi porsi makan Anda. Jika biasanya Anda selalu mengonsumsi karbohidrat, maka seharian itu Anda harus merasa kenyang dengan makan 1,5 kilogram (kg) apel atau dua liter yoghurt.

Namun, pengurangan porsi makan ini jangan dilakukan berlebihan. Jika Anda merasa sangat kelaparan, tubuh Anda justru akan mengonsumsi makanan lebih banyak lagi. Alih-alih mengurangi jumlah lemak di tubuh, kandungan kemak justru bertambah.

3. Lakukan olahraga simpel dengan jalan kaki.
Salah satu rahasia mencapai kesehatan adalah jalan kaki seribu langkah atau sekitar lima kilometer (km). Cara ini dinilai sangat ampuh untuk mengurangi lemak di dalam tubuh. (geniusbeauty/MEL)

Jerawat Bikin Remaja Bunuh Diri?





(www.skinlaboratory.com)
 Jerawat pada kulit wajah memang menyebalkan. Tidak hanya akan mengurangi kecantikan seseorang, bahkan jerawat berpengaruh besar pada mental para remaja. Penelitian para ahli kesehatan Norwegia menunjukkan, jerawat menjadi penyebab utama kasus bunuh diri di kalangan remaja putri.

Penelitian itu melibatkan 3.770 remaja Norwegia berusia 18 sampai 19 tahun. Ditemukan, sebanyak 15% remaja perempuan dan laki-laki merasa putus asa dengan masalah jerawat. Sebanyak 51% dari responden menyatakan, jerawat membuatnya kehilangan percaya diri.

Khusus remaja putri, jerawat benar-benar disikapi dengan sangat serius. Jerawat yang membandel bisa memicu mereka mengakhiri hidupnya. Jumlahnya, tiga kali lebih sering daripada remaja dengan kondisi jerawatnya normal.(Wakeywakeynews/SHA)